Menteri Kebudayaan Fadli Zon membahas penguatan peran ormas Islam dalam pelestarian kebudayaan nasional, Jakarta, 31 Maret 2026

Jakarta – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) X LDII, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LDII melakukan audiensi dengan Fadli Zon guna memperkuat sinergi dalam pelestarian kebudayaan nasional.
Pertemuan yang berlangsung pada Senin (31/3/2026) tersebut menitikberatkan pada pentingnya pelibatan organisasi kemasyarakatan Islam dalam pembangunan kebudayaan Indonesia yang berkelanjutan.

Audiensi DPP LDII dengan Menteri Kebudayaan Fadli Zon membahas penguatan peran ormas Islam dalam pelestarian kebudayaan nasional, Jakarta, 31 Maret 2026

Dalam kesempatan itu, Menteri Kebudayaan menegaskan bahwa seluruh elemen masyarakat memiliki tanggung jawab dalam menjaga dan mengembangkan budaya bangsa.

“Kementerian Kebudayaan berharap semua unsur dan institusi dapat turut memajukan kebudayaan nasional secara bersama-sama, termasuk lembaga-lembaga ormas seperti LDII,” ujar Fadli Zon dalam pertemuan tersebut.

Ia juga menambahkan bahwa pemerintah membuka peluang kerja sama strategis dengan LDII yang memiliki jaringan pendidikan luas di Indonesia.

“LDII memiliki pondok pesantren, perguruan tinggi, SMA, SMK hingga SD. Kami membutuhkan kolaborasi semua pihak untuk memajukan kebudayaan Indonesia,” tegasnya.


Sementara itu, Ketua Umum DPP LDII, KH Chriswanto Santoso, menjelaskan bahwa Munas X LDII tidak hanya menjadi forum konsolidasi organisasi, tetapi juga momentum untuk merespons dinamika global yang terus berkembang.

“Lingkungan strategis global, baik dari sisi geopolitik maupun geoekonomi, telah mengalami perubahan. Konflik di kawasan Timur Tengah turut memberikan dampak terhadap Indonesia,” ujarnya.

Menurutnya, tema Munas X LDII tahun ini berfokus pada penguatan ketahanan menghadapi tantangan global, yang mencakup berbagai aspek strategis.

“Ketahanan yang dimaksud tidak hanya fisik, tetapi juga ketahanan pangan, energi, mental, hingga kebangsaan,” tambahnya.

Ia menekankan bahwa kebudayaan menjadi salah satu pilar utama dalam membangun ketahanan moral bangsa.

“Salah satunya adalah membangun ketahanan moral melalui kebudayaan. Karena itu, kami menghadirkan Menteri Kebudayaan sebagai narasumber,” jelasnya.


Audiensi tersebut juga dihadiri oleh jajaran pengurus DPP LDII, di antaranya Singgih Tri Sulistyono, Wahjoe Setiono, Tri Gunawan Hadi, serta Netti Herawati.

Munas X LDII sendiri dijadwalkan berlangsung pada 7–9 April 2026 dan diharapkan menjadi forum strategis dalam merumuskan arah kebijakan organisasi ke depan.(Ac)

Next
This is the most recent post.
Previous
Posting Lama

Posting Komentar