Sidoarjo - Silaturahim antarorganisasi keagamaan kembali terjalin di Kabupaten Sidoarjo. Pengurus Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kecamatan Tarik melakukan kunjungan ke Ketua MWC Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Tarik, H. Siaman, S.H, pada Jumat (4/4/2026).
Kunjungan yang berlangsung di kediaman H. Siaman tersebut dihadiri Ketua LDII Kecamatan Tarik Adi Kurniawan, bersama Ratmaji, Muslimin, dan Ustaz Ahmad Yekti. Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan.Bahas MUNAS X LDII di Jakarta
Dalam kesempatan tersebut, Adi Kurniawan menjelaskan maksud kunjungan sekaligus menyampaikan rencana pelaksanaan Musyawarah Nasional (MUNAS) X LDII yang akan digelar di Jakarta.
“Kami memohon doa dan dukungan agar MUNAS X LDII dapat berjalan lancar dan menghasilkan keputusan yang bermanfaat bagi umat,” ujar Adi Kurniawan.
Menanggapi hal tersebut, H. Siaman menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap agenda nasional LDII tersebut.
“Kami mendoakan agar pelaksanaan MUNAS X LDII berjalan sukses dan menghasilkan keputusan yang membawa manfaat bagi umat beragama,” kata H. Siaman.
Dorong Kerukunan dan Toleransi Beragama
Dalam pertemuan itu, H. Siaman juga menekankan pentingnya menjaga kerukunan antarumat beragama serta memperkuat toleransi di tengah masyarakat.
Ia mengajak seluruh elemen organisasi keagamaan, termasuk LDII, untuk terus bersinergi dalam membangun keharmonisan sosial.
“Kita harus terus bersama-sama membina kerukunan, baik antarormas Islam maupun dengan umat beragama lainnya,” ujarnya.
Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya dukungan terhadap program-program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Komitmen LDII Jaga Kamtibmas
Senada dengan hal tersebut, Ketua LDII Kecamatan Tarik menegaskan komitmen organisasinya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Menurutnya, LDII aktif berperan dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif melalui kerja sama dengan berbagai pihak.
“Kami terus mendorong warga LDII untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan serta menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan,” kata Adi.
Ia juga menegaskan bahwa seluruh warga LDII diimbau untuk taat dan patuh terhadap pemerintah yang sah berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.
“Warga LDII harus memiliki dan mempraktikkan budi luhur dalam kehidupan bermasyarakat,” tambahnya.(Adi/Ac)

Posting Komentar