
Pemuda LDII Desa Medaeng mengikuti Focus Group Discussion tentang pemetaan potensi dan pengembangan karier di Aula Mugi Barokah, Masjid Baitul Azizah, Medaeng, Senin (21/9/2026).
SIDOARJO — Pemuda LDII Desa Medaeng mengikuti Focus Group Discussion (FGD) bertema pemetaan potensi dan pengembangan karier di Aula Mugi Barokah, Masjid Baitul Azizah, Medaeng, Senin (21/9/2026).
Kegiatan tersebut diikuti pemuda dengan latar belakang beragam, mulai dari lulusan SMA atau sederajat hingga sarjana. Peserta terdiri atas mereka yang belum bekerja, sudah bekerja, maupun sedang menempuh pendidikan.
Ketua PAC LDII Desa Medaeng sekaligus pemateri, Bayu A. Satria, S.I.Kom., M.AP., mengatakan pemetaan potensi penting dilakukan agar pemuda memiliki gambaran mengenai arah pengembangan diri dan karier sesuai kondisi masing-masing.
“Setiap orang memiliki kondisi dan perjalanan yang berbeda. Ada yang sedang kuliah, sudah bekerja, maupun masih mencari pekerjaan. Karena itu, yang penting bukan membandingkan perjalanan kita dengan orang lain, tetapi mengetahui posisi kita sekarang, mau menuju ke mana, dan apa yang perlu disiapkan untuk sampai ke sana,” ujar Bayu.
Menurut Bayu, pengembangan karier tidak berhenti ketika seseorang memperoleh pekerjaan atau menyelesaikan pendidikan. Ia mengatakan perubahan pekerjaan dan teknologi membuat kemampuan beradaptasi serta peningkatan kompetensi menjadi bagian dari pengembangan karier.
“Pekerjaan dan teknologi bisa berubah. Karena itu, kita perlu membangun kemampuan yang bisa terus kita bawa dalam berbagai situasi. Mau belajar, mampu beradaptasi, memiliki keterampilan, membangun jaringan, dan mampu melihat peluang menjadi bekal penting dalam pengembangan karier,” katanya.
Bayu menjelaskan, peserta yang belum bekerja dapat mulai memetakan peluang dan kompetensi yang dibutuhkan dunia kerja. Bagi peserta yang sudah bekerja, pemetaan dapat digunakan untuk melihat peluang pengembangan karier, peningkatan kompetensi, maupun pendidikan lanjutan.
Sementara peserta yang sedang menempuh pendidikan dapat mulai menghubungkan bidang yang dipelajari dengan rencana karier ke depan.
“Pendidikan juga perlu memiliki arah. Kalau kita memilih melanjutkan pendidikan, perlu dipikirkan untuk apa pendidikan tersebut dan kompetensi apa yang ingin dibangun. Dengan begitu, pendidikan tidak sekadar menjadi aktivitas setelah lulus, tetapi menjadi bagian dari perjalanan menuju tujuan yang ingin dicapai,” tutur Bayu.
Dalam FGD tersebut, peserta membahas berbagai pilihan pengembangan masa depan. Pilihan yang dibahas mencakup pekerjaan di sektor swasta, BUMN, pemerintahan, TNI-Polri, bekerja ke luar negeri, melanjutkan pendidikan, hingga membangun usaha.

Pemuda LDII Desa Medaeng mengikuti FGD pemetaan potensi dan pengembangan karier.
Peserta kemudian diarahkan untuk mengenali potensi, minat, kompetensi, serta langkah yang dapat dilakukan sesuai kondisi masing-masing.
Pembina Pemuda LDII Desa Medaeng, Choirul Basirin, mengatakan pengembangan potensi dan karier perlu tetap memiliki orientasi pada kehidupan dunia dan akhirat.
“Dalam menentukan masa depan, kita perlu memiliki keseimbangan antara kepentingan dunia dan akhirat. Kehidupan dunia yang kita jalani, termasuk pendidikan, pekerjaan, dan usaha, hendaknya menjadi bagian dari upaya untuk mempersiapkan kehidupan akhirat,” ujarnya.
Choirul menambahkan, keberhasilan tidak hanya dilihat dari pekerjaan, penghasilan, maupun pencapaian duniawi. Menurut dia, ilmu, kemampuan, dan pekerjaan yang dimiliki hendaknya digunakan untuk hal-hal yang bermanfaat dan tetap sejalan dengan nilai-nilai agama.
“Silakan memiliki cita-cita, belajar dengan sungguh-sungguh, bekerja, maupun membangun usaha. Tetapi semuanya jangan hanya untuk mengejar kehidupan dunia. Jadikan apa yang kita miliki dan kita kerjakan sebagai bekal untuk kehidupan akhirat,” katanya.
FGD tersebut membahas potensi diri, pilihan pendidikan dan karier, serta langkah pengembangan yang dapat dilakukan peserta sesuai kondisi masing-masing.
Selain membahas pilihan masa depan, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi peserta untuk berbagi pengalaman dan melihat berbagai peluang yang dapat dikembangkan.(Byu/Ac)
Posting Komentar