Warga mengikuti antrean pemeriksaan dalam kegiatan Cek Kesehatan Gratis di Aula Serbaguna Ponpes Al Huda, Dusun Tundungan, Desa Sidomojo, Kecamatan Krian, Sidoarjo, Minggu (13/9/2026).

SIDOARJO — Cek Kesehatan Gratis (CKG) digelar di Pondok Pesantren Al Huda, Dusun Tundungan, Desa Sidomojo, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu (13/9/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Gerakan Serentak Cek Kesehatan Gratis yang dilaksanakan LDII Jawa Timur bersama Dinas Kesehatan Jawa Timur di berbagai daerah.

Sebelumnya, LDII Jawa Timur menyampaikan bahwa kegiatan CKG pada 13 September 2026 ditujukan untuk memperluas jangkauan pemeriksaan kesehatan berbasis komunitas. Pelaksanaan dijadwalkan melibatkan jajaran LDII kabupaten dan kota di Jawa Timur.


Di Sidoarjo, kegiatan berlangsung di Aula Serbaguna Ponpes Al Huda mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai.

Petugas kesehatan dari Puskesmas Barengkrajan memberikan layanan pemeriksaan kepada masyarakat yang datang ke lokasi.

Berdasarkan informasi kegiatan, layanan yang tersedia meliputi pemeriksaan umum, tekanan darah, gula darah, kolesterol, pengukuran berat dan tinggi badan, serta konsultasi kesehatan.

Peserta yang datang terlebih dahulu mengambil nomor antrean kepada petugas sebelum mengikuti pemeriksaan.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu lokasi pelaksanaan CKG di Sidoarjo dalam rangkaian kegiatan serentak di Jawa Timur.


Ketua DPW LDII Jawa Timur KH M Amrodji Konawi mengatakan pelaksanaan CKG merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah, khususnya upaya meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai kesehatan.

“Ini agar warga bisa mengetahui kondisi kesehatannya. Setelah ini, kami berharap warga sadar untuk menjaga kesehatan,” kata Amrodji.

Menurut dia, pemeriksaan kesehatan dapat membantu masyarakat mengetahui kondisi kesehatan dan mendorong kesadaran melakukan deteksi dini.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Jawa Timur Erwin Astha Triyono mengatakan kolaborasi dengan organisasi masyarakat dapat membantu memperluas jangkauan program CKG.

“Kadang masyarakat malas datang ke puskesmas hanya untuk sekadar cek kesehatan. Kegiatan seperti ini bagus untuk mempercepat jangkauan CKG,” ujarnya.

LDII Jawa Timur sebelumnya juga menyampaikan bahwa pendekatan berbasis komunitas memungkinkan pemeriksaan CKG dilakukan di luar fasilitas pelayanan kesehatan.


Sejumlah warga yang datang ke Ponpes Al Huda mengikuti tahapan pemeriksaan sesuai antrean yang diberikan petugas.

Salah seorang peserta, Andik Usman, mengatakan pemeriksaan kesehatan tersebut bermanfaat bagi masyarakat.

“Karena sehat itu investasi paling berharga,” ujar Andik.


Pelaksanaan CKG di Sidoarjo menjadi bagian dari rangkaian kegiatan pemeriksaan kesehatan yang digelar secara serentak di Jawa Timur.

Secara keseluruhan, kegiatan serentak tersebut dilaporkan menyasar masyarakat di 38 kabupaten/kota di Jawa Timur.

Bagi masyarakat, pemeriksaan kesehatan menjadi kesempatan untuk mengetahui kondisi kesehatan lebih awal sekaligus memperoleh informasi mengenai pentingnya menjaga pola hidup sehat.

Next
This is the most recent post.
Previous
Posting Lama

Posting Komentar