![]() |
| Anak-anak mengikuti Festival Anak Saleh yang digelar PAC LDII Desa Medaeng di Masjid Baiturrohim, Sidoarjo, Minggu (20/9/2026). |
Sidoarjo – Pimpinan Anak Cabang (PAC) LDII Desa Medaeng menggelar Festival Anak Saleh (FAS) di Masjid Baiturrohim Medaeng, Sidoarjo, Minggu (20/9/2026). Kegiatan tersebut diikuti anak-anak usia PAUD hingga siswa sekolah dasar (SD) kelas 6.
Ketua PAC LDII Desa Medaeng, Bayu Agung Satria, mengatakan kegiatan tersebut menjadi sarana bagi anak-anak untuk belajar, mengembangkan kemampuan, serta melatih keberanian dan kepercayaan diri melalui berbagai kegiatan bernuansa keagamaan.
“Festival Anak Sholeh ini bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara, tetapi bagaimana anak-anak bisa belajar, berani tampil, dan terus meningkatkan kemampuan,” ujar Bayu.
Sejumlah perlombaan digelar dalam Festival Anak Saleh tersebut. Kegiatannya meliputi mewarnai, kaligrafi, murottal/tartil, tahfidz, adzan, serta Asad Tapak 3.
Peserta mengikuti perlombaan sesuai dengan kategori dan kemampuan masing-masing.
Bayu mengatakan kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya PAC LDII Desa Medaeng dalam melakukan pembinaan generasi muda. Ia berharap anak-anak tidak hanya mengembangkan kemampuan di bidang keagamaan, tetapi juga tumbuh dengan akhlak yang baik dan dapat memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.
“Kami berharap anak-anak tidak hanya memiliki kemampuan di bidang keagamaan, tetapi juga tumbuh menjadi generasi yang berakhlak baik dan bermanfaat bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan agama,” katanya.
Menurut Bayu, pengalaman mengikuti perlombaan menjadi bagian dari proses belajar anak. Karena itu, hasil perlombaan tidak semata-mata dilihat dari kemenangan.
“Menang atau kalah merupakan bagian dari pengalaman. Yang terpenting anak-anak berani mencoba, sportif, dan terus semangat belajar untuk meningkatkan kemampuan,” ujarnya.

Festival Anak Saleh PAC LDII Medaeng diikuti anak PAUD hingga SD

Festival Anak Saleh PAC LDII Medaeng diikuti anak PAUD hingga SD
Dewan Penasehat LDII Desa Medaeng, KH Khamim Tohari, mengatakan kegiatan bagi anak-anak perlu terus didukung sebagai bagian dari pembinaan sejak usia dini.
“Semoga kegiatan ini memberikan manfaat bagi anak-anak dan menjadi sarana untuk meningkatkan semangat belajar, beribadah, serta membentuk akhlak yang baik. Mudah-mudahan mereka tumbuh menjadi generasi yang saleh dan salehah serta dapat memberikan manfaat bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan agama,” katanya.
Kegiatan berlangsung dengan pendampingan orang tua dan pendamping selama perlombaan. Festival tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi warga LDII Desa Medaeng untuk mendukung kegiatan pembinaan anak melalui aktivitas edukatif dan keagamaan.
Festival Anak Saleh merupakan bentuk kegiatan yang dalam sejumlah agenda LDII digunakan sebagai sarana pembinaan anak melalui perlombaan dan aktivitas keagamaan. Pola kegiatan serupa juga terlihat dalam pemberitaan resmi LDII mengenai FAS di sejumlah daerah.(Byu/Ac)


Posting Komentar