Peserta pelatihan pengelasan besi yang diselenggarakan LDII Mimika mempraktikkan teknik dasar pengelasan sebagai bekal keterampilan kerja dan wirausaha.

Mimika - Di tengah persaingan dunia kerja yang semakin kompetitif, kemampuan akademik saja sering kali belum cukup. Keterampilan praktis menjadi nilai tambah yang sangat dibutuhkan, baik untuk memasuki dunia industri maupun membangun usaha secara mandiri. Karena itu, berbagai organisasi masyarakat mulai mengembangkan program pemberdayaan generasi muda melalui pelatihan vokasi.

Salah satu langkah konkret tersebut dilakukan oleh LDII Kabupaten Mimika, Papua Tengah, yang kembali menyelenggarakan pelatihan pengelasan besi bagi para pemuda. Program ini bukan sekadar mengajarkan teknik menyambung besi, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang dalam membangun sumber daya manusia yang produktif, mandiri, dan memiliki daya saing.

Pelatihan berlangsung di halaman Masjid Miftahul Huda, Jalan Hasanudin, Gang Ketapang No.09, Kota Timika, pada Sabtu (11/7/2026). Kegiatan ini merupakan program rutin yang terus dikembangkan sebagai bagian dari pembinaan generasi muda.

Pemberdayaan pemuda menjadi salah satu aspek penting dalam pembangunan masyarakat. Ketika generasi muda memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja, peluang mereka memperoleh pekerjaan maupun membuka usaha akan semakin besar.

Melalui pelatihan pengelasan, peserta diperkenalkan dengan dasar-dasar teknik pengelasan besi, mulai dari mengenali peralatan, prosedur keselamatan kerja, teknik penyambungan, hingga praktik menghasilkan sambungan yang kuat.

Model pelatihan seperti ini memberikan pengalaman belajar yang lebih efektif karena peserta tidak hanya menerima teori, tetapi juga langsung mempraktikkan materi yang diperoleh.

Pemuda LDII Mimika Antusias Ikuti Pelatihan Pengelasan untuk Peluang Wirausaha

Mengapa Pengelasan Menjadi Keterampilan yang Bernilai?

Kebutuhan Industri Masih Tinggi

Pengelasan merupakan salah satu keterampilan yang banyak dibutuhkan di berbagai sektor, antara lain:

  • konstruksi bangunan;
  • industri manufaktur;
  • perbengkelan;
  • pertambangan;
  • infrastruktur;
  • perkapalan;
  • jasa fabrikasi logam.

Di daerah yang berkembang seperti Kabupaten Mimika, kebutuhan tenaga terampil di bidang teknik masih cukup besar sehingga pelatihan seperti ini memiliki relevansi tinggi.

Membuka Peluang Wirausaha

Selain bekerja di perusahaan, kemampuan mengelas juga dapat menjadi modal membuka usaha sendiri, seperti:

  • pembuatan pagar;
  • kanopi;
  • teralis;
  • rak besi;
  • meja dan kursi besi;
  • konstruksi ringan;
  • jasa perbaikan logam.

Dengan demikian, keterampilan tersebut memiliki nilai ekonomi yang dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Instruktur pengelasan bersertifikat, Muh Nasir, menjelaskan bahwa peserta memperoleh materi secara bertahap agar memahami teknik dasar secara benar.

Peserta mempelajari beberapa kompetensi, antara lain:

  • teknik sambungan dasar;
  • pemotongan besi;
  • teknik penyambungan;
  • penggunaan alat las;
  • keselamatan kerja;
  • praktik menghasilkan sambungan yang kuat.

Menurut Muh Nasir,

"Setelah selesai mengikuti pelatihan ini, peserta bisa menerapkan karyanya sekaligus memanfaatkan hasil pelatihannya bagi masyarakat. Harapannya, keterampilan ini dapat membantu diri sendiri sekaligus menopang perekonomian keluarga."

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa tujuan utama pelatihan bukan hanya menghasilkan kemampuan teknis, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup peserta melalui keterampilan yang bernilai ekonomi.

Ketua DPD LDII Kabupaten Mimika, La Ode Muh Norris Ashara, S.S., menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan bentuk komitmen organisasi dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan masa depan.

Ia mengatakan,

"Pelatihan pengelasan ini adalah bentuk nyata komitmen LDII Mimika dalam membekali generasi muda dengan keterampilan kerja. Dengan skill praktis, mereka tidak hanya siap menghadapi dunia kerja, tetapi juga berpotensi menjadi wirausahawan yang mandiri dan berkontribusi bagi masyarakat Mimika. LDII akan terus mendorong program pemberdayaan pemuda agar lahir generasi yang produktif, berakhlak mulia, dan berdaya saing."

Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa pembinaan yang dilakukan tidak berhenti pada aspek keagamaan, tetapi juga mencakup pengembangan kompetensi yang dapat menjawab kebutuhan masyarakat.

Banyak penelitian menunjukkan bahwa pendidikan vokasi dan pelatihan keterampilan memiliki kontribusi besar terhadap peningkatan produktivitas tenaga kerja.

Dalam konteks pembangunan daerah, pelatihan seperti yang dilakukan LDII Mimika memiliki beberapa manfaat penting, yaitu:

1. Mengurangi Pengangguran

Pemuda yang memiliki keterampilan akan lebih mudah memasuki dunia kerja maupun menciptakan lapangan kerja sendiri.

2. Menumbuhkan Jiwa Wirausaha

Kemampuan teknis dapat dikembangkan menjadi usaha mikro yang memberikan nilai ekonomi.

3. Meningkatkan Daya Saing

Persaingan kerja saat ini lebih mengutamakan kompetensi praktis yang dapat langsung diterapkan.

4. Mendukung Pembangunan Daerah

Semakin banyak tenaga kerja terampil, semakin besar kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi lokal.

Setelah menerima materi dasar, seluruh peserta mengikuti praktik pengelasan secara langsung.

Metode pembelajaran berbasis praktik ini memberikan beberapa keuntungan, antara lain:

  • meningkatkan kepercayaan diri peserta;
  • memahami kesalahan teknik secara langsung;
  • menghasilkan pengalaman kerja nyata;
  • membangun kemampuan problem solving;
  • melatih ketelitian dan disiplin.

Antusiasme peserta terlihat selama praktik berlangsung. Mereka tidak hanya belajar menggunakan alat las, tetapi juga memahami pentingnya standar keselamatan kerja.

Dalam berbagai kesempatan, LDII dikenal aktif menjalankan program pembinaan sumber daya manusia melalui berbagai kegiatan pendidikan, pelatihan, pembinaan karakter, hingga pengembangan keterampilan.

Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa pembinaan generasi muda tidak cukup hanya melalui pendidikan formal, tetapi juga membutuhkan keterampilan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Pelatihan pengelasan di Mimika menjadi contoh bagaimana organisasi masyarakat dapat mengambil peran dalam mendukung peningkatan kualitas SDM, terutama di daerah yang membutuhkan tenaga kerja terampil.

Pelatihan vokasi memiliki dampak yang jauh lebih luas dibanding sekadar memberikan pengetahuan teknis.

Jika dilakukan secara berkelanjutan, manfaatnya antara lain:

  • meningkatkan pendapatan masyarakat;
  • memperkuat ekonomi keluarga;
  • mengurangi angka pengangguran;
  • mendorong lahirnya UMKM baru;
  • meningkatkan kualitas sumber daya manusia;
  • memperkuat pembangunan daerah.

Karena itu, keberlanjutan program menjadi faktor penting agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.

Pelatihan ditutup dengan praktik langsung peserta yang berhasil menunjukkan kemampuan dasar pengelasan.

Kegiatan tersebut meninggalkan semangat baru bagi para pemuda untuk terus mengembangkan keterampilan yang telah diperoleh.

Ke depan, program seperti ini berpotensi dikembangkan menjadi pelatihan lanjutan dengan materi yang lebih kompleks, sertifikasi kompetensi, hingga pendampingan usaha sehingga peserta benar-benar mampu bersaing di dunia kerja maupun menjadi pelaku usaha mandiri.

Langkah LDII Mimika ini menunjukkan bahwa investasi terbaik bagi masa depan bukan hanya membangun infrastruktur fisik, tetapi juga membangun kualitas manusianya.

Pelatihan pengelasan yang diselenggarakan LDII Kabupaten Mimika menjadi contoh nyata bagaimana organisasi kemasyarakatan dapat berkontribusi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan keterampilan.

Di tengah tantangan dunia kerja yang terus berubah, kemampuan praktis menjadi modal penting bagi generasi muda untuk memperoleh pekerjaan maupun membangun usaha sendiri. Program seperti ini menunjukkan bahwa investasi terhadap manusia memiliki dampak jangka panjang bagi pembangunan ekonomi dan sosial masyarakat.

Bagaimana menurut Anda? Apakah pelatihan keterampilan seperti ini perlu diperluas ke berbagai daerah dan bidang keahlian lainnya? Sampaikan pandangan Anda di kolom komentar.(Mus/Ac)

Posting Komentar