
Ketua DPD LDII Kabupaten Way Kanan H. Sobri memberikan sambutan saat membuka Rakorda 2026 yang diikuti pengurus DPD, PC, dan PAC se-Kabupaten Way Kanan pada Jumat (26/6/2026).
WAY KANAN — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Way Kanan menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) tingkat kabupaten pada Jumat (26/6/2026). Kegiatan tersebut diikuti jajaran pengurus DPD, Pengurus Cabang (PC), dan Pengurus Anak Cabang (PAC) dari seluruh wilayah Kabupaten Way Kanan sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola organisasi dan menyusun arah program kerja tahun 2026.
Mengusung tema "Konsolidasi Internal Organisasi, Menyamakan Persepsi dan Membangun Sinergi Antar Pengurus", Rakorda menjadi forum strategis untuk mengevaluasi pelaksanaan program sebelumnya sekaligus menyusun langkah kerja yang lebih terarah dalam menghadapi berbagai tantangan pembinaan umat di tingkat daerah.
Ketua DPD LDII Kabupaten Way Kanan, H. Sobri, mengatakan bahwa konsolidasi internal merupakan fondasi penting bagi keberhasilan organisasi dalam menjalankan berbagai program pengabdian kepada masyarakat.
"Dengan persepsi yang sama dan sinergi yang kuat antar DPD, PC, maupun PAC, program pembinaan umat dan pengabdian untuk bangsa bisa berjalan optimal," ujar H. Sobri dalam sambutannya.
Menurutnya, kesamaan visi dan koordinasi yang baik antarpengurus akan memperkuat efektivitas organisasi dalam melaksanakan berbagai kegiatan, mulai dari pembinaan keagamaan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, hingga pemberdayaan masyarakat.
Selain menjadi forum evaluasi, Rakorda juga membahas penyusunan program kerja organisasi untuk periode 2026. Sejumlah agenda strategis menjadi perhatian utama peserta rapat.
Pembahasan tersebut meliputi penguatan delapan bidang pengabdian LDII, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan tata kelola organisasi, serta upaya membangun sinergi dengan program-program Pemerintah Kabupaten Way Kanan.
Melalui forum ini, seluruh pengurus diberikan ruang untuk menyampaikan masukan, mengevaluasi pelaksanaan program yang telah berjalan, sekaligus menyepakati langkah-langkah prioritas yang akan dijalankan selama satu tahun ke depan.
Pendekatan koordinatif tersebut diharapkan mampu menciptakan kesamaan arah kebijakan organisasi hingga ke tingkat kecamatan dan desa melalui PC maupun PAC.
Rakorda tidak hanya berorientasi pada penguatan struktur organisasi, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan kontribusi LDII dalam pembangunan sosial kemasyarakatan.
Penguatan kualitas sumber daya manusia dinilai menjadi salah satu faktor penting agar organisasi mampu memberikan pelayanan, pembinaan, serta program pemberdayaan yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Sinergi dengan pemerintah daerah juga menjadi bagian dari strategi organisasi agar berbagai program kemasyarakatan dapat berjalan selaras dengan agenda pembangunan daerah, terutama pada sektor pembinaan karakter, pendidikan, keagamaan, dan pemberdayaan masyarakat.
Dengan koordinasi yang semakin solid, program-program organisasi diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Kabupaten Way Kanan.
Pelaksanaan Rakorda 2026 menjadi momentum penting bagi DPD LDII Kabupaten Way Kanan untuk memperkuat profesionalisme organisasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Melalui penyamaan persepsi antarjenjang kepengurusan, organisasi diharapkan memiliki arah kebijakan yang seragam sehingga pelaksanaan program di lapangan dapat berjalan lebih efektif.
Rakorda juga menjadi sarana mempererat komunikasi antarpengurus sehingga koordinasi dalam menjalankan berbagai agenda organisasi dapat berlangsung lebih baik.
DPD LDII Kabupaten Way Kanan berharap hasil Rakorda tahun 2026 mampu menjadi pijakan dalam membangun organisasi yang semakin profesional, religius, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat dan bangsa.(Yuswantoro/Ac)

Posting Komentar